Apa Gw salah ya kalo gw nagih janji ??

Kadang, gw sempat mikir...
Mikirin apa pernah gw punya janji... Hmm.... Yaph... Emang ada sihh... Ada janji untuk menghadiri sesuatu, en ada pula janji untuk memberi sesuatu.. Sounds like that lah... Trus, apa ya?
Noun

promise (plural promises)

1) An oath or affirmation;
2) a vow. A transaction
between two persons whereby the first person undertakes in the future to render
some service or gift to the second person or devotes something valuable now and
here to his use
Nah, pada intinya janji adalah kesepakatan antara 2 belah pihak... Dalam islam pun dikatakan demikian...
Janji memang ringan diucapkan namun berat untuk ditunaikan. Betapa banyak orangtua yang mudah mengobral janji kepada anaknya tapi tak pernah menunaikannya. Betapa banyak orang yang dengan entengnya berjanji untuk bertemu namun tak pernah menepatinya. Dan betapa banyak pula orang yang berhutang namun menyelisihi janjinya. Bahkan meminta udzur pun tidak. Padahal, Rasulullah telah banyak memberikan teladan dalam hal ini termasuk larangan keras menciderai janji dengan orang-orang kafir.

Manusia dalam hidup ini pasti ada keterikatan dan pergaulan dengan orang lain. Maka setiap kali seorang itu mulia dalam hubungannya dengan manusia dan terpercaya dalam pergaulannya bersama mereka, maka akan menjadi tinggi kedudukannya dan akan meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Sementara seseorang tidak akan bisa meraih predikat orang yang baik dan mulia pergaulannya, kecuali jika ia menghiasi dirinya dengan akhlak-akhlak yang terpuji. Dan di antara akhlak terpuji yang terdepan adalah menepati janji.Sungguh Al-Qur`an telah memerhatikan permasalahan janji ini dan memberi dorongan serta memerintahkan untuk menepatinya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَأَوْفُوا بِعَهْدِ اللهِ إِذَا عَاهَدْتُمْ وَلاَ تَنْقُضُوا
اْلأَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيْدِهَا
...“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….” (An-Nahl: 91)
Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman
وَأَوْفُوا بِالْعَهْدِ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ
مَسْئُوْلاً
“Dan penuhilah janji, sesungguhnya janji itu pasti dimintai pertanggungjawabannya.” (Al-Isra`: 34)
Demikianlah perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada hamba-hamba-Nya yang beriman untuk senantiasa menjaga, memelihara, dan melaksanakan janjinya. Hal ini mencakup janji seorang hamba kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, janji hamba dengan hamba, dan janji atas dirinya sendiri seperti nadzar. Masuk pula dalam hal ini apa yang telah dijadikan sebagai persyaratan dalam akad pernikahan, akad jual beli, perdamaian, gencatan senjata, dan semisalnya.

Nah, trus apakah salah kalo gw nagih janji??? Soalnya akhir-akhir ini banyak orang yang selalu mengumbar janji... Tapi kemudian sesaat sebelum janji itu terlaksana di cancel seenak jidatnya... Ya... Gw sih gak marah... Cuman, gw pengen mereka mengambil pelajaran, karena ini merupakan salah satu kepribadian yang potensial nanti sewaktu kita beranjak di dunia professional.. sewaktu kita bekerja... Kan, nggak lucu kalo kita dipecat dari sebuah perusahaan hanya gara-gara nggak nepatin janji.... Apalagi di dunia barat.... Mana mau mereka mengulur waktu... ato menunda waktu... Karena bagi mereka waktu itu uang, secara harfiah, waktu tidak akan bisa dikembalikan lagi, maka dari itu bagaimana caranya kita memanfaatkan waktu supaya tidak terbuang percuma...

Hanya sebuah renungan kecil...

Komentar

Abi Dzikri Alghifari mengatakan…
Waduh... berat... Berat...
Kalo udah ngomongin masalah gini, Gw gak ikut campur ahhh...
Pake bawa2 ayat lagi... Hwehehe...
Anonim mengatakan…
Padahal ya tumben Bie...

- sony -