Teater : Mati, Harfiah dan Esensi dalam Globalisasi


Lakon ini bercerita tentang pencarian makna tentang kehidupan. Dalam lakon ini diceritakan, Waska dan dua orang kaki tangannya Ranggong dan Borok menjadi manusia-manusai abadi atau tidak bisa mati. Keabadian mereka dikarenakan oleh sebuah ramuan berasal dari pemberian seorang pertapa tua bernama Wiku yang telah mereka minum.

Kemudian setelah mereka bertiga memperoleh segala impian manusia yakni kejayaaan, kekayaan, dan pemuasan nafsu seks, mereka tiba pada rasa jenuh, karena semua orang yang mereka kenal yang sezaman dengan mereka telah mati lebih dulu. Mereka bertiga hanya ingin mati dan dalam perjalanan mereka di luar angkasa, menaiki pesawat antariksa, mereka mendapatkan suatu kesimpulan bahwa kematian itu bukanlah hal yang menakutkan, tetapi sebuah akhir perjalanan yang menyenangkan.

Namun upaya yang selama ini mereka lakukan tidak pernah sampai pada tujuan mereka, yakni kematian. Dalam perjalanan mencari kematian, mereka melihat betapa kotor dan tercemarnya alam ini oleh ulah para manusia yang tidak bertanggungg jawab, dengan segala kesombongan dan perbuatan-perbuatan manusia yang ingin menguasai alam dan juga keinginan manusia untuk menjadi abadi di antara manusia-manusia lainnya.

Di akhir cerita ini, Waska, Ranggong, dan Borok disadarkan bahwa keabadian yang akhirnya mereka takutkan dan juga penyesalan setelah mendapatkan keabadian dengan upaya-upaya pencarian kematian yang selama ini mereka lakukan adalah wujud dari tidak mensyukuri nikmat Tuhan, karena seharusnya keabadian yang sekarang mereka dapatkan digunakan sebaik-baiknya untuk mengganti kesalahan mereka terdahulu.

Keseimbangan alam memang telah adil diatur sedemikian rupa oleh Tuhan Maha Pencipta....

NB : Wahhh... pokoknya seru banget nih pementasan.. walo temen-temen gw (Pram en Romie nampak nggak dongs sama sekali.. tapi paling nggak gw paham... walau ternyata interpretasi sastra gw kemaren agak melenceng dikit... Tapi, Gila... yang bikin naskah ini bener-bener gila apiknya... en, pemain-pemain kayak waska en the gank bener-bener tampil brilian.. walo si ranggong agak bego dikit.. yaiyalah secara dia temen gw SMA dulu..

Komentar